Bataguh – Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) 03.119–03.120 Pangkalan SMKN 2 Bataguh melaksanakan kegiatan Pelantikan Dewan Ambalan Pangeran Samudera–Nyai Undang sebagai momentum regenerasi kepemimpinan di lingkungan Ambalan Pramuka Penegak. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kakak Pembina
Satriawan, S.P. selaku Pembina Pramuka Gudep 03.119–03.120 Pangkalan
SMKN 2 Bataguh. Dalam prosesi tersebut, anggota Dewan Ambalan yang telah
dipilih secara resmi dikukuhkan untuk mengemban amanah dan tanggung jawab dalam
menjalankan roda organisasi Pramuka di sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pelantikan,
pembacaan ikrar, pengucapan Tri Satya, penyematan tanda jabatan, serta
amanat pembina. Suasana penuh kebanggaan terlihat dari para anggota yang siap
melanjutkan estafet kepemimpinan Ambalan Pangeran Samudera–Nyai Undang Gudep
03.119–03.120.
Dalam amanatnya, Kakak Pembina Satriawan, S.P.
menyampaikan bahwa Dewan Ambalan bukan hanya sekadar pengurus organisasi,
tetapi juga menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya. Seorang Dewan Ambalan
diharapkan mampu memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, kreatif, serta
mampu bekerja sama dalam membangun kegiatan kepramukaan yang lebih baik.
“Menjadi Dewan Ambalan adalah sebuah amanah. Jadilah
pemimpin yang mampu memberikan contoh, menjaga nama baik Ambalan, serta
mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan
sehari-hari,” pesan beliau.
Pelantikan Dewan Ambalan ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk menyusun program kerja, meningkatkan kreativitas anggota, serta memperkuat karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan. Dewan Ambalan memiliki peran penting dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan kepramukaan serta mengembangkan jiwa kepemimpinan anggota Penegak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pelantikan Penegak
Bantara Gudep 03.119–03.120 Pangkalan SMKN 2 Bataguh. Sebanyak 21
anggota Pramuka Penegak resmi dilantik menjadi Penegak Bantara setelah
melalui proses pembinaan, latihan rutin, serta penyelesaian tahapan kecakapan
sesuai ketentuan Gerakan Pramuka.
Prosesi pelantikan Penegak Bantara ditandai dengan
pengucapan Tri Satya, penyematan tanda Penegak Bantara, serta pengukuhan
sebagai anggota Pramuka Penegak yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam
kegiatan kepramukaan.
Dalam amanatnya, Kakak Pembina Satriawan, S.P.
menyampaikan bahwa gelar Penegak Bantara bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi
merupakan awal dari tanggung jawab untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi
teladan.
“Seorang Penegak Bantara harus mampu menunjukkan sikap
disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma
Pramuka dalam kehidupan sehari-hari,” pesan beliau.
Kepada generasi muda Gen Z, Kakak Pembina juga
berpesan agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak. Generasi
saat ini memiliki banyak peluang untuk berkarya dan berinovasi, namun tetap
harus memiliki karakter, etika, kepedulian, serta semangat gotong royong sebagai
bagian dari nilai kepramukaan.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga kuat dalam karakter. Gunakan kemampuan dan kreativitas kalian untuk memberikan manfaat bagi lingkungan, sekolah, dan masyarakat,” tambah beliau.
Dengan dilantiknya Dewan Ambalan Pangeran Samudera–Nyai
Undang dan 21 Penegak Bantara Gudep 03.119–03.120 Pangkalan SMKN 2
Bataguh, diharapkan lahir generasi Pramuka yang tangguh, berkarakter,
mandiri, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menjadi pemimpin masa
depan.

Selamat kepada Dewan Ambalan dan 21 Penegak Bantara yang
telah dilantik. Teruslah berkarya, mengabdi, dan menjadi inspirasi bagi sesama.
Salam Pramuka!
Penulis : Sat (Admin Web Skenda)